Photobucket

Friday, May 16, 2014

SINDIRAN PERINTAH SHOLAT LEWAT BURUNG LAUT
Khutbah Jum'at oleh Bapak Muntaha,S.Ag,S.Pd


إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاةَ لِذِكْرِي
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingat Aku.(Thoha 14). Ayat ini isinya adalah perintah tentang sholat maka lewat khutbah ini  saya akan mencoba menguraikanya melalui sebuah tema “burung laut”. Pada suatu hari saya benar2 melihat burung laut dengan mata kepala saya sendiri ditengah2 laut. Salah satu dari hoby saya adalah melaut. Yaitu melaut dengan ikut kursin yang berpindah2 dari satu tempat ketempat lainya dari semarang pindah kepekalongan dari pekalongan pindah ke indramayu jawa barat dst. Disaat kami berada ditenga laut dimana gunung sudah tidak kelihatan lagi yang kelihatan hanyalah langit dan air laut mendadak saya menjadi berfikir karena ditengah-tengah laut yang jauh dari daratan tersebut tiba2 ada burung yang terbang. Peristiwa ini sempat saya tulis dalam sebuah status facebook saya sebagai berikut: saya pernah melihat burung ditengah laut dia hidup dengan cara terbang menyambar ikan kecil dalam air cumak bagaimana cara dia tidur ditengah laut aku belum menemukan jawabanya. Teman facebook ada yang komentar turune yo nek branjang pak. Saya jawab tidak ada branjang ditengah laut maka dia tidak mungkin tidur diatas branjang. Ada lagi teman fecebook yang komentar nek wayae turu yo minggir lho pak reng daratan.
Saya jawab ini bukan burung darat pak tapi burung laut jadi dia selalu terbang ditengah laut siang dan malam lagi pula daratan cukup jauh tidak kelihatan sama sekali. Ada lagi teman fecebook yang komentar mosok mbah gak ono gedebokan ngambang gak ono sarahan liyane sing ngambang mungkin nuk kuno iku turune. Lalu saya jawab jawaban anda yang paling benar ternyata burung laut itu mencok diatas sarahan laut berupa sarahan apa saja disitulah dia tidur mengikuti ombak dan arah angin. Nah sekarang pelajaran yang bisa kita ambil melalui pengalaman ini adalah: burung laut itu sudah pasrah dengan takdir gusti Allah. Dia hidup ditengah laut, dia mencari makan ditengah dilaut, dia tidur ditengah dilaut,dan semua aktifitas kehidupanya juga dia lakukan ditengah laut. Ini berarti burung tesebut tunduk dan patuh dengan ketentuan Allah swt. Bagi saya ini adalah sebuah sindirian dari gusti Allah buat manusia lho wong gek atase manuk wae gelem tunduk dan patuh kepada Allah tapi kenapa kamu wahai manusia kok banyak yang lupa dengan kawajibanmu kepada Allah yakni lupa sholat disaat berada ditengah2 laut. Semoga khutbah saya ini mampu mengingatkan bagi para pelaut untuk tidak melupakan kewajiban sholat disaat berada ditengah laut. Meskipun kita berada ditengah laut kita tetap wajib sholat kalau waktunya sholat. Demikian inti khutbah saya semoga bermanfaat bagi kita semua amin yarobal alamin.