Photobucket

Thursday, October 9, 2014

Khutbah Jum’at mengambil tema Haji.
3 Oktober 2014


Sehubungan dengan tema khutbah Jum’at tersebut maka khutbah akan saya mulai dengan membacakan firman Allah swt surat Ali Imron ayat 97
    ولله على الناس حج البيت من استطاع اليه سبيلا
Allah swt mewajibkan umat islam supaya pergi naik haji ke baitullah bagi orang yang mampu melaksanakannya. Dalam redaksi bahasa yang lain mengerjakan haji itu hukumnya wajib bagi orang islam terhadap Allah swt yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitullah. Ayat ini isinya adalah tentang perintah kewajiban mengerjakan haji ke baitullah /ka’bah bagi orang yang mampu melaksanakannya. Adapun bagi orang yang tidak mampu melaksanakannya maka dia tidak berkewajiban mengerjakan haji.
Haji itu termasuk salah satu dari rukun islam yang lima antara lain:1.mengucapkan dua kalimah syahadat 2. mengerjakan sholat 3.mengeluarkan zakat 4. berpuasa pada bulan romadhon 5. mengerjakan haji ke baitullah. Dari kelima rukun islam tersebut diatas yang paling mahal biayanya adalah mengerjakan haji.
1. mengucapkan dua kalimah syahadat tidak membutuhkan biaya yang   besar sebesar biaya haji. 2. mengerjakan sholat 5 waktu tidak membutuhkan biaya yang besar  sebesar biaya haji 3. mengeluarkan zakat biaya yang dikeluarkan nilainya tidak sebesar biaya haji. 4. berpuasa pada bulan romadlon juga tidak membutuhkan biaya yang besar sebesar biaya haji. 5. tetapi ibadah haji membutuhkan biaya sampai dengan puluhan juta  rupiah. Jadi tidak semua orang mampu melaksanakan ibadah haji karena haji adalah ibadah yang paling mahal, membutuhkan biaya yang cukup besar, nilainya diatas puluhan juta rupiah. Karena besarnya jumlah uang yang diperlukan dalam ibadah haji maka ibadah yang satu ini hanya bisa dikerjakan orang islam yang mampu mengerjakannya. Inilah yang dimaksud dengan من استطاع اليه سبيلا . haji itu khusus bagi orang yang mampu mengerjakannya. Mampu disini pengertiannya orang itu harus punya uang yang banyak untuk membayar biaya perjalanan haji. Ukuran sekarang orang itu harus punya uang kurang lebihnya 40 juta rupiah. Jika orang islam sudah punya uang sebesar itu maka dia kena hukum wajib menunaikan ibadah haji. Sebaliknya jika orang islam belum mempunyai uang sebesar itu maka dia tidak kena hukum wajib haji.
Sudara2 sekalian. setelah ayat ini diuraikan ternyata pada zaman Rosulullah saw ada sahabat yang komplen. Wahai Rosul kalau begitu dimanakah keadilan Tuhan terhadap hambanya yang miskin. Pahala haji itu hanya dimonopoli oleh orang-orang yang kaya saja. Hanya orang yang kaya saja yang bisa mendapatkan pahala haji karena mereka punya uang. Sementara orang-orang miskin tidak akan pernah mendapatkan pahala haji karena orang miskin tidak punya uang yang banyak untuk membayar biayanya haji.
Jika orang kaya sholat aku bisa sholat, sehingga orang kaya dan orang miskin sama-sama bisa mendapatkan pahalanya sholat. Jika orang kaya puasa, akupun bisa puasa sehingga orang kaya dan orang miskin sama-sama bisa mendapatkan pahalanya puasa. Akan tetapi jika orang kaya pergi naik haji aku tidak bisa pergi mengikuti naik haji. Akibatnya orang yang kaya bisa mendapatkan pahala haji tapi aku orang miskin tidak bisa mendapatkan pahalanya ibadah haji. Logikanya orang yang kaya bisa masuk surga karena punya pahala haji tetapi orang yang miskin jangan-jangan tidak bisa masuk surga karena tidak punya pahalanya haji. Kalau benar seperti itu ya Rosulullah berarti didalam islam itu tidak ada rasa keadilan bagi orang kaya dan orang miskin karena Orang kaya bisa memonopoli pahala.
        Dengan komplen orang-orang miskin seperti itu maka Rosulullah saw memberikan jawaban. Hai orang-orang miskin! Kamu jangan pesimis bahwa orang miskin tidak bisa masuk surga perihal orang miskin tidak punya pahala haji. Ketahuilah bahwa pahala haji itu bisa didapat orang kaya dan juga orang miskin. Artinya antara orang kaya dan orang miskin sama-sama bisa mendapatkan pahala ibadah haji Cuma berbeda cara. Kalau orang kaya harus membayar 40 juta tapi kalau orang miskin Cuma dengan puasa arofah 1 hari saja. Jadi dengan puasa arofah 1 hari pahalanya sama dengan membayar 40 juta bagi orang kaya. Nah seperti inilah keadilan Tuhan bagi orang kaya dan orang miskin perihal cara mendapatkan pahalanya ibadah Haji. 
        Sekian isi khutbah saya semoga ada guna dan faedah

Friday, May 16, 2014

SINDIRAN PERINTAH SHOLAT LEWAT BURUNG LAUT
Khutbah Jum'at oleh Bapak Muntaha,S.Ag,S.Pd


إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاةَ لِذِكْرِي
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingat Aku.(Thoha 14). Ayat ini isinya adalah perintah tentang sholat maka lewat khutbah ini  saya akan mencoba menguraikanya melalui sebuah tema “burung laut”. Pada suatu hari saya benar2 melihat burung laut dengan mata kepala saya sendiri ditengah2 laut. Salah satu dari hoby saya adalah melaut. Yaitu melaut dengan ikut kursin yang berpindah2 dari satu tempat ketempat lainya dari semarang pindah kepekalongan dari pekalongan pindah ke indramayu jawa barat dst. Disaat kami berada ditenga laut dimana gunung sudah tidak kelihatan lagi yang kelihatan hanyalah langit dan air laut mendadak saya menjadi berfikir karena ditengah-tengah laut yang jauh dari daratan tersebut tiba2 ada burung yang terbang. Peristiwa ini sempat saya tulis dalam sebuah status facebook saya sebagai berikut: saya pernah melihat burung ditengah laut dia hidup dengan cara terbang menyambar ikan kecil dalam air cumak bagaimana cara dia tidur ditengah laut aku belum menemukan jawabanya. Teman facebook ada yang komentar turune yo nek branjang pak. Saya jawab tidak ada branjang ditengah laut maka dia tidak mungkin tidur diatas branjang. Ada lagi teman fecebook yang komentar nek wayae turu yo minggir lho pak reng daratan.
Saya jawab ini bukan burung darat pak tapi burung laut jadi dia selalu terbang ditengah laut siang dan malam lagi pula daratan cukup jauh tidak kelihatan sama sekali. Ada lagi teman fecebook yang komentar mosok mbah gak ono gedebokan ngambang gak ono sarahan liyane sing ngambang mungkin nuk kuno iku turune. Lalu saya jawab jawaban anda yang paling benar ternyata burung laut itu mencok diatas sarahan laut berupa sarahan apa saja disitulah dia tidur mengikuti ombak dan arah angin. Nah sekarang pelajaran yang bisa kita ambil melalui pengalaman ini adalah: burung laut itu sudah pasrah dengan takdir gusti Allah. Dia hidup ditengah laut, dia mencari makan ditengah dilaut, dia tidur ditengah dilaut,dan semua aktifitas kehidupanya juga dia lakukan ditengah laut. Ini berarti burung tesebut tunduk dan patuh dengan ketentuan Allah swt. Bagi saya ini adalah sebuah sindirian dari gusti Allah buat manusia lho wong gek atase manuk wae gelem tunduk dan patuh kepada Allah tapi kenapa kamu wahai manusia kok banyak yang lupa dengan kawajibanmu kepada Allah yakni lupa sholat disaat berada ditengah2 laut. Semoga khutbah saya ini mampu mengingatkan bagi para pelaut untuk tidak melupakan kewajiban sholat disaat berada ditengah laut. Meskipun kita berada ditengah laut kita tetap wajib sholat kalau waktunya sholat. Demikian inti khutbah saya semoga bermanfaat bagi kita semua amin yarobal alamin.

Thursday, March 6, 2014

 “KONSEP UMUR PANJANG VERSI AGAMA HINDU DAN  ISLAM”


 Bapak Muntaha,S.Ag, S.Pd




Gandeng kalian judul khutbah kolowau Allah swt berfirman dalam al-qur’an surat ar-ra’ad ayat 21 yang berbunyi sebagai berikut:
والذين يصلون ما أمر الله به أن يوصل ويخشون ربّهم ويخافون سوء الحساب
dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan yaitu mengadakan hubungan silaturahim dan tali persaudaraan  dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.
Setahun yang lalu saya pernah diundang oleh orang yang beragama hindu asal surabaya yaitu diundang ikut menghadiri presentasi bisnis multilevel dikota Tuban. Orang tersebut saya kenal melalui dunia internet saya ditunggu di desa sekapuk kemudian kami bergabung dalam satu mobil bersamanya. Ditengah-tengah perjalanan kami asyik ngobrol dengan beliau seputar pengalaman masing-masing dengan berbahasa inggris. Sepulang dari kota tuban orang tersebut saya ajak mampir kerumahku. Oleh karena saya pulang kerumah membawa tamu maka istri saya saya telpon hallo tolong sampean siapkan masakan yang enak buat menjamu tamu yang akan saya ajak mampir kerumah. Setelah sampai dirumah kamipun makan bersama tetapi sang tamu pantang makan ikan dan juga pantang makan daging kecuali makan sayur-sayuran saja. Lalu saya bertanya kenapa bapak tidak mau makan ikan dan daging. Dia menjawab kitab suci agama hindu mengajarkan saya seperti itu. Umur dia saat itu sudah mencapai 96 tahun tapi wajahnya masih kelihatan mudah dan dia selalu memuji-muji saya karena saya bisa bahasa inggris.
Nah, Pada hari jum’at yang lalu saya mendengar berita di tv bahwa ada orang yang beragama hindu bernama patel dari Negara India. Dia ini persis berperilaku seperti tamu saya yaitu pantang makan daging dan pantang makan ikan dia hanya makan sayuran segar berwarna hijau yang ia lakukan sejak masa kanak-kanak. Patel lahir pada tahun 1896 dan sekarang dinobatkan sebagai orang tertua didunia yang mana saat ini dia berusia 118 tahun tetapi ternyata dia masih terlihat segar bugar dan masih tetap bisa beraktivitas ditengah-tengah masyarakat.  Menurut analisa saya dua orang tersebut adalah contoh orang yang sangat taat dan setia dalam menjalani ajaran kitab sucinya dalam agama hindu yaitu ajaran pantang memakan binatang hidup sehingga mereka diberkahi umur yang begitu panjang.
Nah sekarang! Didalam kitab suci al-qur’an kita boleh makan ikan karena ikan itu binatang yang khalal dimakan artinya kita tidak dilarang makan ikan. Di dalam kitab suci al-qur’an kitapun boleh makan daging karena daging itu juga khalal dimakan artinya kita tidak dilarang makan daging. Kalau kita orang islam ingin umur panjang konsepnya tidak boleh meniru seperti ajaran agama hindu yaitu pantang memakan binatang hidup. Dalam agama islam jika kita ingin umur yang panjang maka konsepnya adalah memperbanyak bersilaturohmi. Hal itu sesuai dengan berfirman Allah swt dalam Al-qur’an surat Ar-Ra’ad ayat 21 :
والذين يصلون ما أمر الله به أن يوصل . الأية
dan orang-orang yang sholeh itu mau bersilaturrohmi,karena silaturrohmi itu adalah perintah Allah. Dalam ayat ini Allah swt menyuruh kita supaya kita itu mau ber silaturrohmi antara sesama saudara islam. Mengapa demikian sebab Nabi bersabda:
وصلة الرحم تزيدالعمر. الحديث
silaturrohmi itu bisa memperpanjang umur oleh karenanya perbanyaklah mengadakan hubungan silaturrohmi dengan sesama saudara islam. Jadi kesimpulanya dengan pantang memakan binatang hidup bisa memperpanjang umur versi agama hindu dan dengan memperbanyak bersilaturrohmi juga bisa memperpanjang umur versi agama islam. Itulah perbedaan konsep diantara dua agama yakni agama hindu dan agama islam. Sekian khutbah saya semoga bisa menambah wawasan ilmiyah yang bermanfaat bagi kita semua amin yarobal alamin.