“KONSEP UMUR PANJANG VERSI AGAMA HINDU DAN ISLAM”
Bapak Muntaha,S.Ag, S.Pd
Gandeng kalian judul khutbah kolowau Allah swt berfirman dalam al-qur’an surat ar-ra’ad ayat 21 yang berbunyi sebagai berikut:
والذين يصلون ما أمر الله به أن يوصل
ويخشون ربّهم ويخافون سوء الحساب
dan orang-orang
yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan yaitu
mengadakan hubungan silaturahim dan tali persaudaraan dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut
kepada hisab yang buruk.
Setahun yang lalu saya pernah diundang oleh orang yang beragama hindu asal
surabaya yaitu diundang ikut menghadiri presentasi bisnis multilevel dikota Tuban.
Orang tersebut saya kenal melalui dunia internet saya ditunggu di desa sekapuk
kemudian kami bergabung dalam satu mobil bersamanya. Ditengah-tengah perjalanan
kami asyik ngobrol dengan beliau seputar pengalaman masing-masing dengan
berbahasa inggris. Sepulang dari kota tuban orang tersebut saya ajak mampir
kerumahku. Oleh karena saya pulang kerumah membawa tamu maka istri saya saya
telpon hallo tolong sampean siapkan masakan yang enak buat menjamu tamu yang
akan saya ajak mampir kerumah. Setelah sampai dirumah kamipun makan bersama
tetapi sang tamu pantang makan ikan dan juga pantang makan daging kecuali makan
sayur-sayuran saja. Lalu saya bertanya kenapa bapak tidak mau makan ikan dan
daging. Dia menjawab kitab suci agama hindu mengajarkan saya seperti itu. Umur
dia saat itu sudah mencapai 96 tahun tapi wajahnya masih kelihatan mudah dan dia
selalu memuji-muji saya karena saya bisa bahasa inggris.
Nah, Pada hari jum’at yang lalu saya mendengar berita di tv bahwa ada
orang yang beragama hindu bernama patel dari Negara India. Dia ini persis
berperilaku seperti tamu saya yaitu pantang makan daging dan pantang makan ikan
dia hanya makan sayuran segar berwarna hijau yang ia lakukan sejak masa
kanak-kanak. Patel lahir pada tahun 1896 dan sekarang dinobatkan sebagai orang
tertua didunia yang mana saat ini dia berusia 118 tahun tetapi ternyata dia masih
terlihat segar bugar dan masih tetap bisa beraktivitas ditengah-tengah
masyarakat. Menurut analisa saya dua
orang tersebut adalah contoh orang yang sangat taat dan setia dalam menjalani
ajaran kitab sucinya dalam agama hindu yaitu ajaran pantang memakan binatang
hidup sehingga mereka diberkahi umur yang begitu panjang.
Nah sekarang! Didalam kitab suci al-qur’an kita boleh makan ikan karena
ikan itu binatang yang khalal dimakan artinya kita tidak dilarang makan ikan.
Di dalam kitab suci al-qur’an kitapun boleh makan daging karena daging itu juga
khalal dimakan artinya kita tidak dilarang makan daging. Kalau kita orang islam
ingin umur panjang konsepnya tidak boleh meniru seperti ajaran agama hindu yaitu
pantang memakan binatang hidup. Dalam agama islam jika kita ingin umur yang
panjang maka konsepnya adalah memperbanyak bersilaturohmi. Hal itu sesuai dengan berfirman Allah swt dalam
Al-qur’an surat Ar-Ra’ad ayat 21 :
والذين يصلون ما أمر الله
به أن يوصل . الأية
dan orang-orang yang sholeh
itu mau bersilaturrohmi,karena silaturrohmi itu adalah perintah Allah. Dalam
ayat ini Allah swt menyuruh kita supaya kita itu mau ber silaturrohmi antara
sesama saudara islam. Mengapa demikian sebab Nabi bersabda:
وصلة الرحم تزيدالعمر.
الحديث
silaturrohmi itu bisa
memperpanjang umur oleh karenanya perbanyaklah mengadakan hubungan silaturrohmi
dengan sesama saudara islam. Jadi
kesimpulanya dengan pantang memakan binatang hidup bisa memperpanjang umur versi
agama hindu dan dengan memperbanyak bersilaturrohmi juga bisa memperpanjang
umur versi agama islam. Itulah perbedaan konsep diantara dua agama yakni agama
hindu dan agama islam. Sekian khutbah saya semoga bisa menambah wawasan ilmiyah
yang bermanfaat bagi kita semua amin yarobal alamin.